Fila Ariyanti

Lulusan D2 PGSD UNS Surakarta,saat ini menjadi salah satu pengajar di kabupaten Cilacap,Jawa Tengah....

Selengkapnya
Hujan dan Panas

Hujan dan Panas

Sebagaimana hujan dan panas, gelap dan terang, senang dan susah setiap manusia harus melewati saat-saat tersebut. Tidak selamanya senang dan tidak selamanya sedih. Dan hari ini adalah hari kedua datangnya hujan yang mengguyur daerah kami. Di tengah derasnya hujan dengan jalan yang berlubang besar terendam air sungguh sangat membahayakan pengendara motor bila tidak berhati-hati. Nampak anak-anak remaja beriringan menuntun sepeda mereka karena tidak mungkin naik sepeda dalam keadaan jalan yang berlubang besar terendam air dan berdesakan dengan motor yang lewat.

Tak terkecuali saya pun ikut menembus derasnya hujan sambil meraba-raba jalan yang kira-kira tidak berlubang. Sungguh jalanan ini banyak lubang besar dan terendam air sehingga bagi saya yang kaki sebelah kiri sudah tidak sekuat kaki kanan harus sangat berhati-hati dalam mengantar penumpang ojek langganan saya. Karena tidak mungkin jarak yang cukup jauh anak bersepeda menembus hujan deras ke sekolah. Tukang ojek seperti saya sangat diharapkannya.

Meskipun dengan sebelah kaki kiri yang sudah tak setangguh kaki kanan kekuatannya saya berusaha mengantar penumpang dengan baik sampai sekolah tujuan. Karena ketika musim kemarau penumpang remaja ini lebih senang bersepeda ke sekolah dari pada naik ojek ibunya.

Dan saya menikmati saat mengantar sang kakak menembus hujan dengan jalanan yang terendam air dan badan tetap basah kuyub meskipun memakai jas hujan. Anak itu mengatakan bahwa suatu saat kita akan merindukan semua ini. Merindukan hal-hal yang dilewati saat masih kecil dan remaja sebelum nanti anak-anak ibunya menjadi dewasa dan berumah tangga sendiri.

Hanya satu yang menjadi kekhawatiran saya, bila lutut kaki kiri saya tidk bisa menyangga berat badan ini akan fatal akibatnya. Tempurung lutut kaki kanan saya cedera ketika sekolah menengah dulu sampai sekarang sudah tidak setangguh kaki kanan. Harus berhati-hati menggunakan kaki kiri saya bila berjalan, mengendarai motor atau sekedar jalan-jalan. Karena bisa sewaktu-waktu tempurung lutut bergeser lepas sendiri meskipun akan kembali dengan sendirinya. Kaki kananlah yang harus kuat untuk menyangga tubuh agar tidak terjadi hal yang membuat cedera.

Hal yang paling membuat trauma saat mengurus si kecil pada tahun 2015, pernah kaki kanan terpeleset minyak telon yang tumpah, namun kaki kiri yang ikut terjatuh tempurungnya lepas saya berteriak ... Allohu Akbar...Allohu Akbar...dalam hitungan detik tempurung kaki saya kembali dengan sendirinya. Namun area lutut semua membiru dan bengkak selama satu bulan saya tidak bisa berjalan dengan normal.

Alhamdulillahirobbilalamin syukur yang tiada batas kehadiratNya, saya masih diberi kedua kaki yang meskipun tidak sama kekuatannya dalam menyangga tubuh ini saya bisa menjalani semua aktifitas sehari-hari. Hati-hati dan mawas diri dalam melangkah sudah seharusnya saya lakukan setiap hari sebagai tanda syukur pada Alloh SWT.

Tak lupa senantiasa mengingat kata-kata mutiara dari Gus Mus dalam bukunya Mutiara-mutiara Benjol. Ya, Tuhan aku tidak meminta ringannya beban, pundak dan kakiku saja kuatkan! Salah satu mutiara dari Gus Mus itulah yang menjadikan semangat dalam melangkah.

Langit di atas rumahku, 7-11-2018

#hujan deras dua hari dua malam#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Makasih mau berbagi kisahnya Jeng Fila, sungguh termasuk orang yang beruntung karena bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian...semangat , sehat dan sukses Jeng

07 Nov
Balas

Makasih bu Lupi... Hujan deras mengguyur langit rumahku, bu. Trocoh kabeh... hi... hi... Sehat, sukses dan berkah utk bu Lupi.

07 Nov

Subhanallah, alhamdulillah mendapat mutiara hikmah dari Gus Mus melalui tulisan bunda Fila. Jazakillah khoir. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda. Maaf beribu maaf bunda, lebih "manis" kalau gambarnya ditukar yang lain. Kemarin kan sudah. Maaf ...ya bun.

07 Nov
Balas

Terimakasih,bun. Maaf tidak punya gambar, mau mencari yg lain belum pinter browsing he,,,he,,,Baiklah bun, besok tak cari lagi.Mksh bunda berkenan singgah semoga sehat, sukses dan berkah utk bunda.

07 Nov

Cerita yang sangat mengharukan...semoga bisa menginspirasi....

07 Nov
Balas

Mengiringi derasnya hujan hari ini, bu. Mksh bu Rini.

07 Nov

Oke..buk..ttaplah berhati hati prihal cidera tu...sajian reportase yg inspiratif

07 Nov
Balas

Ya, Pak. Mengumpulkan catatan kecil dan recehan paling kecil. Catatan besar belum berani he... he... Mksh, Pak.

07 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali